March 30, 2010

Permintaan dan Penawaran

A. Permintaan dan Penawaran

a. Permintaan
Dalam ilmu ekonomi permintaan adalah jumlah produk yang diinginkan dan mampu dibeli konsumen pada berbagai tingkat harga dalam jangka waktu tertentu dengan menganggap faktor yang mempengaruhinya konstan/tetap(ceteris paribus).dari pengertrian tersebut di atas terdapat tiga hal penting: pertama jumlah yang diminta(quantity demanded)merupakan kualitas yang diinginkan konsumen,kedua apa yang diinginkan konsumen diikuti oleh kemampuan membeli barang atau jasa tersebut pada harga barang atau jsa tersebut, dan yangketiga adalah jumlah yang diminta merupakan arus pembelian yang terus-menerus sehingga harus dinyatakan dalam satuan waktu.

Hukum permintaan
"Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barabg meningkat,kuantitas yang diminta akan turun,sebaliknya kuantitas yang diminta akan naik jika harga sebuah barang mengalami npenurunan.dalam hal ini kuantitas yang diminta berhubungan negatif dengan harga barang."ada kalanya hukum permintaan tidak berlaku,yaitu kalau harga suatu barang naik justru permintaan terhadap barang tersebut meningkat.

faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan

faktor-faktor dari permintaan terdiri atas :
1. selera
selera bisa menjadi penentu permintaan yang paling jela. contohnyaapabila anda tidak menyukai komik, maka anda tidak akan membeli komik sehinngga permintaan anda terhadap komik tidak ada,sebaliknya jika anda menyukai komik maka otomatis permintaan akan komik yang anda suka akan meningkat.
2. Harga barang dan jasa
harga suatu produk merupakan penentu permintaan yang paling penting.sebagaimana telah kita ketahui dari hukum prmintaan jika harga barang naik,maka kuantitas yang diminta dari barang tersebut turun,sedangkan bila harga turun kuantitas yang diminta dari barang tersebut naik.hal ini karena dua efek yang telah kita bahas sebelumnya,yaitu efek pendapatan dan efek subsitusi.
3. pendapatan
Jumlah pendapatan mempengaruhi permintaan, jika jumlah pendapatan anda bekurang ,permintaan anda juga akan berkurang.barang yang berkurang permintaanya ketika pendapatan berkurang disebut dengan barang normal/.sedangkan barang yang meningkat permintaanya karena pendapatan berkurang disebut barang inferior.
4. Harga barang lain yang berkaitan(subsitusi/pelengkap)
Harga barang lain ikut mempengruhi permintaan terhadap suatu barang. seperti dijelaskan dalam hukum permintaan, kaitan suatu barang bisa berbentuk subsitusi(saling menggantikan)atau komplemen(saling melengkapi).dengan demikian suatu barang yang berkaitan secara subtitusi dengan barang lain,bila terjadi kenaikan harga,permintaan terhadap barang subtitusinya akan meningkat, sedang jika terjadi penurunan harga permintaan terhadap barbg subsitusinya juga menurun.sedangkan untuk barang komplemen adsalah barabg yabg saling melengkapi, misalnya printer dengan tintanya,komputer dengan monitornya,dan sepeda motor dengan bensinnya.jika terjadi kenaikan harga suatu barang,maka hal ini juga berpengaruh terhadap barabg komplennya,pengaruh tersebut adalah ikut mempengaruhi menurunnya permintaan terhadap barang tersebut.

5. Ekspektasi
ekspetasi(perkiraan tentang masa depan)ikut mempengaruhi permintaan.Jika anda mempekirakan harga suatu barang akan turun tahun depan maka anda akan menunda pembelian barnga tersebut sehingga mengurangi permintaan anda terhadap barang tersebut.sebaliknya jika diperkirakan harga akan naik, anda akan memutuskan untuk membeli saat ini.sehingga menigkat permintaan anda terhadap barang tersebut.

b. Penawaran
Penawaran berasal dari produsen.penawaran dalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam jangka waktu tertentu.jumlah barang yang ditawarkan bisa berbeda dengan jumlah yang benar-benar dijual.bisa saja jumlah yang dittawarkan lebih besar daripada jumlah yang benar-benar terjual.

Hukum penawaran
"hukum penawaran menyatakan bahwa jika harga naik,kuatintas yang ditawarkan juga akan naik,ceteris paribus.hal ini menunjukan hubungan yang positif antara harga barang/jasa dengan kuantitas yang ditawarkan.

Faktor-faktor penawaran
faktor-faktor yang mempengaryhi penawaran adalah:
1. harga barang itu sendiri
jika harga suatu barang naik,maka produsen cenderung akan menambah jumlah barang yang dihasilkan.hal ini membawa kita ke hukum penawaran yang menjelaskan sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang tersebut yang ditawarkan penjual.

2. harga barang lainyang terkait
barang-barang subsitusi dapat mempengaruhi penawaran suatu barang,secara umum dapat dikatakan bahwa apabila harga barang subtitusi naik,maka penawaran suatu barang akan bertambah,dan sebaliknya.sedangkan untuk barang komplemen,dapat kita nyatakan bahwa apabila harga barang komplemen naik,maka penawaran suatu barang berkurang,dan serbaliknya.

3. harga faktor produksi
kenaikan harga faktor produksi,seperti tingkat upah yang lebih tinggi,harga bahan baku yang meningkat,atau kenaikan tingkat bunga modaal,akan menyebabkan perusahaan memproduksi outputnya lebih sedikitdengan jumlah angaran yang tetap.kenaikan harga faktor produksi ini juga akan mengurangi laba perusahaan.
4. Biaya produksi
kenaikan harga input sebenarnya juga menyebabkan kenaikan biaya produksi.dengan demikian,bila biaya produksi meningkat,maka produsen akan mengurangi hasil produksinya,berarti penawran barng itu berkurang.
5. teknologi produksi
kemajuan teknologi menyebabkan penurunan biaya produksi,dan menciptakan barang-barang baru.dalam hubungannya dengan penawran akan suatu bgarang,kemajuan teknologi menyebabkan kenaikan dalam penawarn barang.
6. Jumlah pedagang/penjual
apabila jumlah penjual suatu produk tertentu semakin banyak, maka penawaran barang tersebut akan bertambah.
7. Tujuan perusahaan
Tujuan perusahaan adalah memaksimumkan laba,bukan memaksimumka hasil produksinya.akibatnya,tiap produsen tidak brusaha utuk memanfaatkan kapasitas produksinya secaramaksimum,tetapi akan menggunakannnya pada tingkat produksi yang memberikan keuntungan maksimum.Dengan demikian penawaran akan sustu barang dipengaruhi oelh tujuan yang ingin dicapai produden.
8. kebijakan pemerintah
kebijakan pemerintah juga dapat mempengaruhi penawaran akan suatu barang.di Indonesia, beras merupakan makanan utama, kebijakan pemerintah untuk mengurangi impor beras dan meningkatkan produksi sdalam negeri guna tercapainya swasembada bertas.kebijakan ini jelas menambah supply beras dan keperluan impor beras dapat dikurangi.



B. Harga Keseimbangan

Harga keseimbangan terbentuk karena bertemunya permintaan dan penawaran pada suatu titik yang disebut titik equilibrium,namun sebelumnya terbentuknya hrga keseimbangan tersebut,pasar bisa mengalami kelebihan permintaan atau kelebihan penawaran.Harga keseimbangan atau disebut juga harga pasar adalah harga yang terbentuk pada tingkat dimana jumlah yang diinginkan penjual maupun pembeli adalah sama.
Perubahan keseimbangan dapat terjadi kontra

Pergeseran Kurva Permintaan dan Penawaran

a.) pergeseran kurva permintaan
Pergeseran kurva permintaan menunjukkan adanya perubahan permintaan yang ditimbulkan oleh faktor-faktor selain harga. Pergeseran kurva permintaan ditunjukkan dengan bergeraknya kurva ke kanan atau ke kiri.
Permintaan suatu barang A merupakan fungsi dari harga barang A sendiri.
QDA = f(PA), ceteris paribus
atau
QDA = f(PA,PB,…,Pz,I,T,W)
QDA = Kuantitas barang A yang diminta
PA = harga barang A
PB,…,Pz = harga barang barang lain
I = pendapatan (income)
T = selera (taste)
W = kemakmuran (wealth)

b.) Pergeseran Kurva Penawaran
Sama halnya pada pergeseran kurva permintaan, kurva penawaran juga dapat mengalami pergeseran karena adanya perubahan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran selain faktor harga. Bergesernya kurva penawaran ditandai dengan bergeraknya kurva ke kanan atau ke kiri. Kurva penawaran bergeser ke kiri, artinya jumlah penawarannya mengalami kenaikan. Namun, ketika kurva penawaran barang bergeser ke kiri, berarti terjadi penurunan penawaran barang.
Permintaan suatu barang A merupakan fungsi dari harga barang A sendiri.
QSA = f(PA), ceteris paribus
atau
QSA = f(PA,S,F,X,T)
QDA = Kuantitas barang A yang ditawarkan
PA = harga barang A
S = penawaran dari masukan-masukan (inputs)
F = keadaan alam
X = pajak/subsidi
T = selera (taste)

Masalah Pokok Ekonomi

2. Masalah Pokok Ekonomi

A. MASALAH POKOK EKONOMI
1. Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik
Dari keterbatasan sumber daya dan keinginan yang tidak terbatas munculah masalah pokok ekonomi.
Masalah pokok ekonomi telah ada sejak dulu dan tetap ada hingga sekarang. Berikut ini kita akan membahas masalah pokok ekonomi yang telah muncul sejak manusia hidup berkelompok atau bermasyarakat berdasarkan tinjauan ekonomi klasik dan ekonomi moderen.
Ekonomi klasik diwakili oleh Adam Smith kemakmuran tidak terletak pada emas, melainkan pada barang-barang. Kemakmuran menunjukkan suatu keadaan yang seimbang antara kebutuhan dengan benda pemuas kebutuhan. Proses untuk mencapai kemakmuran suatu masyarakat adalah tidak mudah. Hal inilah yang menjadi masalah pokok ekonomi di masyarakat.
Menurut teori ilmu ekonomi klasik, masalah pokok ekonomi masyarakat dapat digolongkan kepada tiga permasalahan penting, yaitu masalah produksi, masalah distribusi, dan masalah konsumsi.
a. Masalah produksi
Untuk mencapai kemakmuran, barang-barang kebutuhan harus tersedia ditengah masyarakat. Karena masyarakat sangat heterogen, maka barang-barang yang tersediapun beragam jenisnya sehingga muncul permasalahan bagi produsen, yaitu barang apa saja yang harus diproduksi. Munculnya pertanyaan di atas tersebut tidak lain karena heterogennya masyarakat. Dengan demikian, kekhawatiran apabila memproduksi barang tertentu, tetapi tidak dikonsumsi masyarakat.
b. Masalah Distribusi
Agar barang/jasa yang telah dihasilkan dapat sampai kepada orang yang tepat, dibutuhkan saran dan prasarana disribusi yang baik. Contoh, dari kebun hasil panen perlu alat angkut yang ditunjang prasarana jalan yang baik agar hasil panen cepat sampai ketangan konsumen dan tidak tertimbun di produsen.
c. Masalah Konsumsi
Hasil produksi yang telah didistribusikan pada masyarakat idealnya dapat dipakai atau dikonsumsi oleh masyarakat yang tepat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tepat pula. Persoalan yang muncul apakah barang tersebut akan dikonsumsi dengan tepat oleh masyarakt yang benar-benar membutuhkannya atau menjadi sia-sia karena tidak terjangkau oleh masyarakat sehingga proses konsumsi tidak berjalan sebagaimana mestinya ?

2. Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Moderen
Para ahli ekonomi moderen sepakat bahwa dengan sumber daya yang tersedia, paling sedikit ada tiga masalah pokok yang dihadapi setiap perekonomian yang harus dipecahkan oleh masyarakat sebagai subjek ekonomi.
a. Barang dan Jasa apa yang akan diproduksi dan berapa banyak ? (What and How Much ?)
Mengingat bahwa sumber produksi yang tersedia terbatas dan penggunaannya bersifat alternatif, maka masyarakat harus menentukan jenis dan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi. Masyarakat dapat memilih satu atau beberapa jenis barang dan jasa yang akan diproduksi dengan perbandingan tertentunya yang dipandang paling menguntungkan dan memberikan manfaat yang paling besar bagi masyarakat guna memenuhi kebutuhan.
Bila saja suatu negara tertentu memproduksi senjata, peluru nuklir atau bahkan komputer. Di sisi lain banyak memproduksi bahan pangan seperti beras, gandum, sayuran, dan buah-buahan. Lalu dari mana senjata untuk angkatan perang ? dengan adanya kegiatan perdagangan internasional kebutuhan senjata dapat dipenuhi dengan cara membeli dari negara yang memproduksi senjata tersebut.
b. Bagaimana cara memproduksi ? (How ?)
Pertanyaan ini menyangkut teknik produksi yang diterapkan dan kemampuan yang mengkombinasikan faktor-faktor produksi atau sumber daya yang ada di dalam proses produksi. Dengan keterbatasan sumber daya ekonomi yang tersedia para produsen harus mampu menciptakan teknik produksi yang efisien. Untuk itu kemajuan dalam bidang ilmu dan dan teknologi produksi perlu ditingkatkan.
c. Untuk siapa barang dan jasa dihasikan (for Whom ?)
Pertanyaan ini menyangkut masalah untuk siapa atau lapisan masyarakat mana yang menikmati barang jasa yang diproduksi. Apakah setiap warga mendapat bagian yang sama atau berbeda ?
Apakah barang / jasa hanya untuk orang kaya saja? Apakah pendapatan nasional telah didistribusikan secara adil? Haruskah gajih para manajer sepuluh kali lipat dari buruh? Apakah proyek mobil murah perlu dilaksanakan agar penduduk berpendapatan rendah dapat mengonsumsinya? Semua pertanyaan tersebut menyangkut untuk siapa barang ? jasa diproduksi.

Ketiga masalah di atas yaitu what, how dan for whom bersifat fundamental dan bersifat kait-mengait satu dengan yang lainnya serta selalu dihadapi oleh setiap negara, baik negara sedang berkembang maupan negara yang sudah maju. Namun, tidak semua perekonomian dapat memecahkan ketiga masalah tersebut dengan cara yang sama.

March 21, 2010

sistem ekonomi

3. sistem ekonomi
pengantar ekonomi(makroekonomi)

Menurut Gregory Grossman(1984),yang dimaksud dengan sistem ekonomi adalah:
"sekumpulan komponen-komponen atau unsur-unsur terdiri atas unit-unit dan agen-agen ekonomi serta lembaga-lembaga(institusi-institusi)ekonomi yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi, melainkan juga sampai tingkat tertentu saling menompang dan mempengaruhi.
"...system is the notion that the vorious parts and components(economics units and agents, institutions)not only interconnect and interact but do so with a certain degree of mutual consistency and coherence..."(gregory grossman,1984,halaman 15)
Secara umum terdapat 4 macam sistem ekonomi yaitu:
1. Sistem ekonomi tradisional
dalam sistem ekonomi tradisional mempunyai ciri2 sebagai berikut :
a. tidak ada pemisah yang tegas antara rumah tangga produksi dan rumah tangga konsumsi sehingga bisa dianggap masih dalam satu kesatuan.
b. teknologi yang digunakan masih sangat sederhana
c. tidak terdapat pembagian kerja,jikapun ada masih sangat sederhana.
d. tidak ada hubungan dengan dunia luar sehinnga masyarakatnya sangat statis
Berdasarkan ciri-ciri tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem ekonomi tradisional mempunyai kebaikan,yaitu terjadinya persaingan yang serta tidak menimbulkan tekanan jiwa dalam msyarakat karena anggota masyarakat tidak dibebani oleh target-target tertentu yang harus dicapai.,namun demikian sistem ekonomi ini juga memiliki kelemahan yaitu masyarakatnya sulit berkembang.
2. sistem ekonomi Komando(sistem ekonomi terpusat)
dalam sisitem ekonomi ini pemerintah sangat domain,peran ini diwujudkan dalam satu komando baik produksi maupun konsumsi.sistem ekonomi terpusat memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Kegiatan ekonomi(produksi,konsumsi,dan distribusi)diatur oleh pemerintah
b. kebebasan individu dalam berusaha tidak ada
c. kebebasan individu dalam memiliki kekeayaan pribadi tidak ada
d. kepemilikan alat produksi sepenuhnya pada pemerintah
e. kegiatan ekonomi tidak melibatkan masyarakat atau swasta.
3. Sistem ekonomi pasar(sistem ekonomi liberal)
Jika sistem ekonomi komndo dikendalokan oleh pemerintah maka lain dengan sistem ekonomi pasar(sistem ekonomi liberal)yang menyerahkan jawaban permasalahan ekonomi seluruhnya kepada pasar.Sistem ini cenderung membuat suatu monopoli dan persaingan tidak sehat asalakan untuk mendapatkan keutungan segala cara dilakukan perusahaan-perusahaan bersaing sangat bebas karena peranan pemerintah sama sekali tidak ada.
adapun ciri-ciri sistem ekonomi liberal/pasar yaitu sebagai berikut :
a. kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan dan dilaksanakan oleh swasta/masyarakat
b. kebebasan masyarakat untukmemiliki alat-alat produksi dan berusaha di akui.
c. hak milik perorangan diakui
d. keikutsertaan pemerintah dalam bidang ekonomi dilakukan tidak secara langsung dan hanya terbatas pada pembuatan peraturn dan kebijkan ekonomi.
e. kebebasan masyaerakat untuk berinovasi dan berimprovisasi diakui dan dihormati
f.kegiatan yang dilaksanakan bersifat profit oriented
4. Sitem ekonomi campuran
Harus kita sadari bahwa pada saat ini tidak satupun negara yang secara tegas menganut satu diantara tiga sistem ekonomi tersebut.baik china yang berfaham komunis dan sangat besar kemunkinan menerapkan sistem ekonomi komando,maupun amerika serikat yang menjadi kiblat dari ekonoi pasar,tidak secara tegas menyatakan bahwa sistem ekonomi mereka pakia adalah sistem ekonomi komando atau sitem ekonomi pasar. Kecenderungan saat ini adalah adanya sistem ekonomi campuran(mixed economy),yaitu mengambil sebagian unsur-unsur pasar,tradisional dan komando.hal ini didasari kesadaran saling ktergantugan antarnegara dan adanya pengaruh ekonomi global.


Dalam sistem ekonomi campuran mekanisme harga dan pasar bebas yang dianut oleh sistem ekonomi pasar bebas dapat berdampingan dengan adanya perencanaan dari pusat seperti yang dianut oleh sistem ekonomi komando.satu hal yang harus dipahami bahwa sistem ekonomi campuran terdapat peranan pemerintah untuk mengendalikan pasar yang bertujuan agar ekonomi tak lepas sama sekali dan menguntungkan para pemilik modal yang besar sehingga membentuk monopoli.

March 13, 2010

metodologi ekonomi

1. Metodologi ekonomi

a. Teori Ekonomi
Kita sering sekali tidsak mengerti peranan dan kegunaan teori padahal dalam hampir setiap kegiatan kita sebenarnya menerapkan suatu teori tertentu,Demikian juga dalam ilmu ekonmomi, teori adalah pernyataan atau sekumpulan pernyataan tentang sebab-akibat,aksi-reaksidaya guna Validitas sebuah teori diukur dari kemempuan dan keakuratannya menjelaskan dan meprediksi gejala-gejala yang diamati. Untuk itu, dalam megemukakan suatu teori haruslah memakai pendekatan ilmiah,yaitu dengan menggunakan metode ilmiah. Metode ilmiah tersebut adalah sebagai berikut :
- Identifikasi pertanyaan dan penetapan variabel yang relavan
- Asumsi
- Formulasi Hipotesa
- Uji Hipotesa


b. Model Ekonomi
Berdasarkan teori ekonomi yang telah disusun sebelumnya dibentuklah sebuah model ekonomi. Model ekonomi adalah peryataan formal sebuah teori.Model ekonomi dapat dinyatakan secara verbal,diagram,dan matematis.Model yang baik tidak harus sulit,yang hanya dimengerti oleh doktor/guru besar ekonomi.model yang baik dilihat dari variabel yang digunkan. Variabel adalah ukuran yang nilainya dapat berubah dari waktu ke waktu dan dari observai ke observasi.Dalam memilih variabel-variabel untuk model,kita harus memperhatikan prinsip Ockam razor,yaitu detail-detail yang tidak relavan sebaiknya dikeluarkan dari model.

c.Metode ekonomi

Dalam melakukan analisis,ilmu ekonomi menggunakan dua metode yang berguna untuk mengambil keputusan.Metode tersebut adalah sebagai berikut :
1.) Metode Deduktif
Metode deduktif adalah metode pengambilan keputusan untuk hal-hal yang khusus berdasarkan kesimpulan yang bersifat umum.misalnya secara umum disimpulkan bila harga suatu barng meningkat,permintaan terhadapnya menurun. contohnya: bila harga cabe meningkat maka permintaan terhadap cabe menurun. Pada awalnya metodologi ilmu ekonomi adalah deduktif, tetapi dalam perkembangan selanjunya metode ini tidak lagi menjelaskan fenomena-fenomena ekonomi.
2.) Metode Induktif
Metode Induktif merupakan metode pengambilan keputusan untuk hal-hal yang umum berdasarkan kesimpulan yang bersifat khusus.Contohnya bila harga eskrim meningkat,maka kuantitas eskrim yang diminta akan turun. demikian juga denga barang dan jasa pada umumnya,bahwa bila harga barang/jasa meningkat,kuantitas yang diminta akan turun.adapun dampak dari metode induktif yaitu meningkatnya kegiatan penelitian ekonomi yang telah meghasilkan pemahaman-pemahaman baru dsalam ilmu ekonomi,baik mikro maupun makro ekonomi.

d. Hukum Ekonomi
Hukum ekonomi adalah hubungan antara peristiw-peristiwa ekonomi.sebagai contoh,hukum permintaan dan penawaran; apabiala penawaran suatu barang tetap dan permintaan bertambah,maka harga akan naik,begitu juga sebaliknya.Hukum ekonomi tidak berlaku mutlak saeperti halnya dalam ilmu pasti.Hukum ekonomi tidak berlaku mutlak disebabkan karena beberapa hal:
1. Selera manusia selalu berubah;
2. Tingkat kebudayaan manusia selalu berubah;
3. Pendapatan masyarakat mengalami perubahan;
4. adanya perubahan jumlah penduduk dari waktu ke waktu.

Hubungan yang terjadi dalam hukum ekonomi dapat dibedakan menjadi seperti berikut :
- Hubungan Kausal(hubungan sebab-akibat)ialah suatu peristiw yang muncul,menyebabkan terjadinya peristiwa lain,kejadian ini tidak dapat berlaku sebaliknya.contoh pegawai negeri naik,menyebabkan harga mengalami peningkatan sebelum gaji benar-benar dinaikan.
- Hubungan Funsional ialah hubungan yang saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya.contoh permintaan banyak,sedangkan penawaran sedikit,maka harga akan naik.permintaan sedikit,sedangkan penawaran banyak,maka harga akan turun

March 6, 2010

MOTHER MY LIFE

MOTHER MY LIFE

Guys...betapa beruntungnya kita semua yang masih memiliki "IBU" itu kata yang sederhana tapi mempunyai nbanyak makna bahkan teramat bermakna sehinngga apabila menyebut nama tersebut maka hati kita akan merasa nyaman... yah "IBU" dia adalah pahklawan tanpa tanda jasa mereka melahirkan kita di dunia dengan mempertaruhkan nyawa mereka...w tau loe semua mungkin mengtahui hal ini,,,tapi w cuma mau mengulas aja.. bagi w Ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa mereka membesarkan kita dan menjaga kita sehingga kita menjadi seperti sekarang ini...

mungkin saat ini banyak anak yang ngak menghargai seorang inu...jujur w pun merasa w banyak banget dosa ke ibu w,,,tapi w bakal sedikit-demi sedikit membalasnya dsengan senyuman di wajahnya karna w ngak mau menyesal di kemudian hari,,,dalam hidup w Dia lah satu2nya yang ingin banget w liat benar2 bahagia... yah benar-benar bahagia walau itu sulit...tapi buat dia w bakal ngelakuin apa aja.


MOM....SARANG HAYE....

Template by:

Free Blog Templates