November 23, 2012

proses pengambilan keputusan


Proses pengambilan keputusan bisa terrdiri dari beberapa orang yang mempunyai tujuan yang sama , yang dimana mereka mempunyai selisih pendapat sehingga diharuskan adanya proses pengambil keputusan, dalam mengambil keputusan yang bertindak sebagai pemimpin haruslah adil yang dapat mengambil keputusan yang telah disepakati bersama tidak hanya memikirkan pendapat dari beberapa individu saja. Dalam proses pengambilan keputusan ada beberapa metode yang sering di gunakan oleh para pemimpin, yaitu :
  • Kewenangan Tanpa Diskusi (Authority Rule Without Discussion) 
  • Pendapat Ahli (expert opinion) 
  • Kewenangan Setelah Diskusi (authority rule after discussion) 
  • Kesepakatan (consensus)

Fisher memiliki dua buah model dalam pengambilan keputusan yaitu :

1. Model preskriptif, Model yang menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan dengan cara memberikan pendo,man dasar, agenda jadwal, dan urutan-urutan yang membantu kelompok mencapai consensus,model ini juga dapat juaga sisebut model normatif

2. Model deskriptif, model yamg menggambarkan bagaimana suatu kelompok mengambil keputusan. Model in juga menerangkan segala sesuatu apa adanya, model ini memberikan informasi apa yang manager butuhkan untuk mengambil keptusan-keputusan, tetapi tidak menawarkan penyelesaian masalah melainkan memberika saran apa yang akan terjadi bila variable-variabel masalah diubah.


Tenik-tehnik pengambilan keputusan dibagi menjadi dua yaitu :

 1. Pendekatan kualiatatif, terdiri dari 
  • Tehnik brain storming 
  • Tehnik brain writing 
  • Tehnik diskusi atau curah pendapat 
  • Tehnik Delphi 
  • Tehnik kelompok nominal,dll
2. Pendekatan kuantitatif
  • Metode delbecq 
  • Metode hanlon 
  • Metode carl 
  • Metode Bryant 
  • Metode reinke 
  • Metode SWOT,dll


Refrensi  :




0 comments:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates